Cara Sablon Kaos Manual Yang Mudah Dipraktekan Tanpa Bantuan Mesin

Sablon Kaos

Semakin menjamurnya bisnis distro di Indonesia membuat banyak orang yang semakin tertarik dengan produk-produk distro tersebut. Salah satu produk yang sangat diminati oleh masyarakat yaitu produk Kaos.

Terkenal dengan sablonannya yang awet dan kreatif, membuat kaos distro ini memiliki banyak penggemar. Namun sebenarnya kamu juga dapat membuat kaos kamu seperti kaos distro dengan mudah. Kamu cukup menuangkan kreativitas kamu di sablonan kaos yang kamu miliki.

Mungkin kamu belum tau mengenai sablon kaos. Sablon ini merupakan sebuah proses pencetakan desain atau gambar di atas kaos, jaket atau bahan kain lainnya. Nah, agar lebih jelasnya kamu dapat menyablon kaos mu dengan mudah tanpa bantuan mesin dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

Tutorial Tahapan Cara Sablon Kaos Yang Baik Dan Mudah Dipraktekan 

  1. Siapkan Perlengkapan

Sebelum melakukan proses pensablonan, sebaiknya kamu menyiapkan perlengkapan yang akan kamu digunakan. Perlengkapan ini digunakan untuk mempermudah dalam menyablon kaos yang kamu inginkan.

List perlengkapan yang perlu kamu siapkan yaitu :

  • Screen atau Frame Sablon. Screen ini merupakan kain yang berfungsi untuk menyaring tinta, serbuk ataupun lem. Kain berpori ini biasanya ditambahkan frame yang terbuat dari kayu dengan ukuran 30cm x 40cm.
  • Rakel. Rakel ini merupakan karet yang memiliki permukaan rata. Rakel ini berfugsi untuk meratakan tinta sablon yang telah dituang ke screen. Biasanya rakel memiliki panjang sekitar 15cm higga 20cm.
  • Film Sablon. Film sablon ini merupakan sebuah desain atau gambar yang telah dicetak di atas media kertas dengan menggunakan printer laser jet. Film sablon ini memiliki kepekatan warna hitam yang cukup merata, sehingga memudahkan dalam proses pemindahan desain ke screen nantinya.
  • Obat Afdruk. Obat Afdruk ini digunakan untuk memindahkan gambar film sablon ke dalam screen. Obat Afdruk ini bertugas untuk melapisi kain screen dan menghasilakan efek stencil (lubang yang telah berbentuk gambar/desain).
  • Tinta Sablon. Seperti namanya, tinta sablon ini berfungsi untuk memberikan warna pada gambar sablon. Tinta sablon ini biasanya dicampur dengan pigmen dan binder agar warna yang dihasilkan terasa nyata dan tidak mudah luntur.
  • Hair Dryer. Untuk memudahkan kamu dalam proses pengeringan sablon, maka kamu dapat menggunakan hair dryer. Selain mudah ditemukan, hair dryer ini juga mempercepat proses pengeringan sablon.
  • Kaos Polos. Selain peralatan untuk menyablon, kamu juga harus menyiapkan kaos yang ingin kamu sablon. Sebaiknya kamu menggunakan kaos yang polos agar hasil sablonan lebih maksimal.
  1. Membuat Desain Sablon Kaos

Sebelum melakukan pensablonan pada kaos yang kamu inginkan, sebaiknya kamu menyiapkan desain atau gambar yang ingin di cetak di atas kaos. Pertama-tama kamu dapat memilih ide atau gambar yang kamu sukai, selanjutnya kamu dapat membuatnya menjadi sebuah desain.

Untuk desain yang ingin disablon, kamu dapat menggambar sendiri ataupun membuatnya dengan hasil print. Namun dari kedua cara tersebut, kamu harus memastikan jika hasil desain nya memiliki warna yang hitam pekat.

Agar warna desain dapat hitam pekat, kamu dapat menggunakan printer laser atau injeksi. Hasil dari desain ini dapat disebut juga dengan film sablon.

  1. Memindahkan Desain Ke Screen Sablon

Setelah mencetak film sablon, bukan berarti desain tersebut bisa langsung kamu cetak di atas kaos. Kamu harus memindahkan desain tersebut ke dalam screen sablon terlebih dahulu. Untuk proses pemindahan desain ini, kamu dapat menggunakan bantuan obat afdruk.

Kamu dapat mencampur obat afdruk dengan emulsi dan sensitizer yang biasanya dijual sepaket. Setelah dicampurkan, kamu dapat menuangkan obat afdruk tersebut perlahan-lahan keatas screen.

Setelah itu ratakan dengan menggunakan rakel dan pastikan bahwa obat afdruk yang dicampurkan memiliki luas yang lebih lebar dibandingkan desain.

Pastikan juga jika kamu telah meratakan obat afdruk pada screen dengan merata dan benar-benar tipis tanpa ada gumpalan dibagian tertentu.

Baca juga artikel kami tentang “Konveksi jaket di Bandung

  1. Panaskan Desain Dengan Cahaya Matahari

Setelah screen diratakan dengan obat afdruk, maka kamu dapat meletakkan kertas transparan berisi desain yang telah kamu buat sebelumnya di atas bagian screen tersebut. Kamu juga dapat menggunakan bantuan selotip agar desain kamu tidak goyang atau jatuh.

Selanjutnya kamu dapat menaruh screen tersebut dibawah terik sinar matahari. Namun apabila sedang mendung atau tidak ada sinar matahari yang cukup, kamu juga dapat meletakkannya diabwah lampu selama 10-15 menit. Setelah itu kamu dapat melepaskan kertas desainmu.

Setelah terlepas, kamu akan menemukan jika desain yang sebelumnya ada di kertas telah berpindah ke atas screen. Setelah itu kamu dapat menyablon kaos dengan desain yang kamu inginkan.

  1. Membersihkan Screen Dengan Air Dingin

Untuk membuat hasil sablonan menjadi lebih bagus, sebelum melakukan proses pensablonan sebaiknya kamu menyiram screen dengan menggunakan air dingin, sehingga obat afdruk atau emulsi yang sebelumnya tertempel pada screen dapat mengelupas.

Dengan membersihkan screen dengan air dingin, maka bentuk desain akan terlihat semakin jelas. Setelah terlihat jelas, kamu dapat mengeringkan screen dengan kain atau lap kering, agar tidak basah saat digunakan.

Selain itu, dengan screen yang bersih, kamu juga akan membuat proses pensablonan menjadi lebih mudah dan akan mendapatkan hasil yang maksimal.

  1. Proses Penyablonan

Untuk proses sablon kaos, hal yang harus kamu perhatikan lebih dahulu adalah tempat untuk melakukan pensablonan. Sebaiknya kamu mencari tempat yang datar dengan cahaya yang cukup, sehingga kamu dapat menyablon dengan nyaman.

Selanjutnya setelah kamu meletakkan kaos di tempat yang datar dan terang, kamu dapat menyimpan screen di atas kaos, kemudian tuangkan tinta sablon secara perlahan dan ratakan dengan menggunakan rakel dari arah atas lalu kebawah. Pastikan jika kamu telah meratakan tinta dengan merata.

Setelah tinta yang diberikan telah rata, kamu dapat mengangkat screen sablon dengan perlahan. Dengan ini proses sablon telah selesai. Kamu hanya tinggal mengeringkan hasil sablonan.

  1. Mengeringkan Kaos

Agar kaos dapat cepat kering, kamu dapat menggunakan bantuan hair dryer. Selain panas, hair dryer juga dapat mengeringkan hasil sablonan dengan sempurna. Oleh karena itu, kamu dapat menggunakan hair dryer yang murah dan mudah di gunakan.

Untuk mengeringkan hasil sablonan dengan hair dryer, kamu dapat melakukannya selama kurang lebih 30 hingga 60 detik. Hal itu cukup untuk membuat sablon kaosmu menjdi lebih menarik dan awet digunakan.

  1. Merawat Sablon Kaos

Agar sablonan semakin awet, kamu juga harus merawat hasil sablonan dengan lebih berhati-hati. Untuk sablon manual, sebiknya kamu tidak menyikat atau mengucek area sablon pada kaos saat mencuci. Hal ini akan membuat hasil sablonan mudah rusak atau terkelupas.

Selain itu, terkadang terdapat beberapa tinta sablon yang tidak tahan terhadap panas. Oleh karena itu, saat menyetrika sebaiknya kamu tidak langsung menyetrika pada area yang disablon. Hal ini agar hasil sablonan mu tetap awet dan tahan lama.

Kami selalu siap untuk melayani segala kebutuhan Anda!

Hubungi kami

Itulah beberapa tips dan cara sablon kaos yang mudah tanpa menggunakan mesin. Untuk kamu yang ingin menyablon kaos dengan hasil yang lebih maksimal, kamu dapat mencoba menggunakan sablon kaos di Golden River Konveksi Kaos Bandung.

Golden River Konveksi ini merupakan salah satu konveksi terbaik di kota bandung yang memiliki hasil sablonan yang berkualitas, awet dan murah. Selain itu, kamu juga dapat memesan sablon dengan desain buatanmu sendiri. Jadi kamu tidak perlu khawatir jika dompetmu semakin menipis.

Terimakasih sudah membaca artikel kami seputar cara untuk menyablon kaos sendiri, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Sukses selalu untuk kita semua, Amiin.